Campina Ice Cream Industry (CAMP) menargetkan penjualan senilai Rp 945 miliar di 2020

on July 2, 2020

PT Campina Ice Cream Industry Tbk (CAMP) sudah menetapkan proyeksi penjualannya di sepanjang tahun ini. Produsen es krim merek Campina ini menargetkan penjualan sebesar Rp 945 miliar di sepanjang 2020. Jika dibandingkan dengan penjualan CAMP di 2019 yang senilai Rp 1,02 triliun, target penjualan Campina di 2020 turun 11,7% year on year (yoy). 

Direktur Campina Ice Cream Industry, Adji Andjono Purwo menjelaskan penurunan penjualan di sepanjang tahun ini disebabkan dampak Corona di semester I 2020. Pasalnya, es krim merupakan produk industri makanan yang permintaan pasarnya terdampak pandemi Corona. 

Salah satu faktor yang menekan penjualan Campina adalah aktivitas di luar rumah yang turun drastis sehingga mempengaruhi permintaan es krim. Buktinya saja, menurut catatan Adji, penjualan es krim di bulan Maret 2020 mengalami penurunan sekitar 10% yoy. 

Meski demikian, CAMP telah melihat peluang peningkatan penjualan di masa tatanan kenormalan baru (new normal) jikalau sudah berjalan. “New normal tentu bisa menjadi momentum tersendiri bagi Campina untuk mengembalikan tingkat penjualan sehingga minus penjualan akhir tahun menjadi lebih kecil gap-nya jika dibandingkan tahun lalu,” jelasnya kepada Kontan.co.id, Rabu (1/7). 

Sebenarnya, sebelum new normal diterapkan, CAMP sudah menyusun sejumlah strategi agar tetap menjaga penjualannya di tengah pandemi Corona.  Adji menyatakan Campina akan merilis produk baru di semester II 2020. Promosi produk baru akan dilakukan secara digital dengan memanfaatkan media sosial ataupun kanal digital lainnya untuk menghemat biaya. 

Di saat yang sama, CAMP juga akan menggenjot penjualan melalui channel penjualan online atau marketplace. Dalam menunjang penjualannya melalui kanal digital, Campina menerapkan penjualan dengan sistem home delivery atau antar ke rumah dengan bekerja sama dengan pihak ketiga jasa logistik. 

Sumber