Omnichannel, Cara Campina Bertahan Saat Krisis

on June 6, 2020

Campina sebagai perusahaan produsen es krim menjadi salah satu perusahaan industri fast moving consumer good (FMCG) yang mengalami dampak signifikan dari segi penjualan karena pandemi COVID-19.

Mustofa Saadji, Brand Manager PT Campina Industry, Tbk mengatakan, penjualan Campina di sektor perdagangan umum mengalami penurunan kurang lebih 6% dibanding tahun lalu.

“Selama ini, kami selalu bergantung pada penjualan di toko-toko ritel. Karena itu, adanya PSBB pun berdampak pada penjualan kami. Apalagi es krim bukan kebutuhan pokok, tetapi produk impulsif yang dibeli ketika konsumen menginginkannya,” ujar Mustofa kepada Marketeers.

Namun, tidak berarti perusahaan ini menyerah dengan keadaan. Berbagai strategi pun diterapkan Campina agar perusahaan tetap tumbuh di tengah krisis. Salah satunya dengan memaksimalkan layanan omnichannel yang mereka miliki.

“Kami melihat adanya pergeseran perilaku konsumen yang lebih menyukai berbelanja online di masa pandemi. Kami mengambil momentum tersebut dengan layanan home delivery dan e-commerce,” pungkas Mustofa.

sertifikat penghargaan Marketing Sustainability Brand Appreciations dari MarkPlus

Strategi mereka dapat dikatakan cukup membuahkan hasil. Meski belum dapat menggantikan kerugian pada penjualan di toko ritel, Mustofa mengaku penjualan pada layanan home delivery maupun e-commerce mengalami peningkatan mencapai 505% dibandingkan tahun lalu.

Untuk mendukung layanan omnichannel tersebut, Campina juga berkolaborasi dengan platform Tokopedia, aplikasi ride-hailing, seperti GoFood maupun Grab Food, serta toko ritel Indomaret.

“Mulai bulan puasa yang lalu, kami melakukan kolaborasi dengan Indomaret melalui layanan KlikIndomaret sehingga konsumen tetap bisa berbelanja dari rumah. Kami juga tengah mencoba melakukan kerja sama dengan Alfamart,” jelas Mustofa.

Mustofa menambahkan, apabila di wilayah urban Campina memaksimalkan platform e-commerce, di daerah perusahaan ini memanfaatkan komunitas ibu-ibu sebagai re-seller produk mereka.

“Kami setidaknya memiliki 1.000 lebih komunitas ibu-ibu di daerah yang dapat membeli produk kami melalui WhatsApp Group maupun melalui telfon. Kami mencoba segala macam kolaborasi dan partnership untuk memaksimalkan penjualan,” pungkasnya.

Berkat startegi dan adaptasi yang cepat dari Campina tersebut, perusahaan ini pun berhasil mendapatkan Marketing Sustainability Brand Appreciation dari MarkPlus, Inc.

Sumber