CAMP Optimistis Bisnisnya Tumbuh Saat Ramadan

on April 5, 2021

JAKARTA, investor.id — Emiten Industri Pengolahan es krim PT Campina Ice Cream Industry Tbk (CAMP) optimis kinerja bisnis akan meningkat pada bulan Ramadan mendatang.

Sekretaris Perusahaan Campina Ice Cream Industry, Sagita Melati mengatakan, perseroan optimistis terhadap prospek produk es krim pada bulan Ramadan akan meningkat. Penjualan perseroan pun diproyeksikan akan bertumbuh dengan baik pada bulan tersebut.

“Kami cukup optimis akan terjadi kenaikan penjualan selama bulan ramadan. Selain kondisi yang mulai masuk musim kemarau, es krim merupakan salah satu pilihan populer yang membawa kebahagiaan saat berkumpul bersama keluarga,” ujar Sagita kepada Investor Daily baru-baru ini.

Meskipun akan meningkat, perseroan belum dapat menyampaikan berapa persentase target penjualan pada bulan Ramadan ini. Namun demikian, perseroan akan terus beruapaya untuk memenuhi target Campina Ice Cream Industry pada tahun ini.

Sagita menambahkan, pertumbuhan kinerja pada bulan Ramadan juga akan didukung oleh penjualan online yang memungkinkan perseroan untuk mengirimkan es krim campina bagi handai taulan di tempat yang jauh, sehingga dapat secara bersama-sama menikmati es krim saat berbuka.

“Dalam mendukung pertumbuhan kinerja tersebut, perseroan saat ini menerapkan strategi memaksimalkan penjualan melalui berbagai kanal digital dan melakukan peluncuran produk baru,” ujar dia.

Pada kuartal I-2021, perseroan telah mengeluarkan produk refreshment yakni hula taro. Produk ini ditargetkan menambahkan excitement dari masyarakat dan lebih dekat dengan rasa Nusantara. Perseroan pada kuartal II-2021 juga berencana mengeluarkan produk baru, namun produk ini belum bisa disebutkan sampai nanti tiba pada waktunya.

Sebagai informasi, penjualan es krim di masa pandemi mengalami penurunan permintaan. Untuk itu, perseroan berharap, pada tahun ini angka penjualan bisa meningkat 5%-7% atau kembali seperti tahun 2019 lalu yang tembus di atas Rp 1 triliun.

Agar mencapai target penjualan di 2021, perseroan tengah mengalokasikan belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar Rp 40 miliar. Dana yang berasal dari kas internal ini salah satunya digunakan untuk melakukan pemeliharaan terhadap alat-alat distribusi es krim.

Produsen es krim tersebut juga akan merilis lima sampai enam produk baru di tahun ini. Di mana, segmen pasar yang dibidik adalah anak-anak dan remaja. Pasar juga lebih mengarah pada produk-produk yang memiliki harga terjangkau. Selain itu, perseroan juga akan semakin gencar meningkatkan relasi dengan para konsumen lama.

Sumber