Optimisme Campina Ice Cream di Tahun 2021 Tertuang dalam RUPST 2020

on August 25, 2021

PT Campina Ice Cream Industry Tbk (CAMP) berhasil membukukan kinerja keuangan yang positif di enam bulan pertama tahun 2021. Melansir laporan keuangan perusahaan, laba bersih setelah pajak CAMP tercatat mengalami peningkatan signifikan hingga 235,05%, dari semula Rp 14,93 miliar pada semester I-2020, menjadi Rp 50,02 miliar di semester I-2021.

Tak hanya pertumbuhan dari sisi bottom line, penjualan bersih CAMP juga terpantau naik 9,09% menjadi Rp 500,78 miliar di akhir Juni 2021. Sedangkan di periode yang sama tahun sebelumnya, CAMP hanya membukukan penjualan bersih senilai Rp 459,01 miliar.

Melihat berita-berita baik tentang Campina ini, yang diiringi dengan produk-produk es krim baru yang diluncurkan di perempat kedua-ketiga tahun ini, sungguh menggembirakan. Di tengah masa pandemi yang serba menantang ini, perusahaan kita sanggup membukukan pertumbuhan laba bersih tinggi di bulan Januari-Maret 2021.

Luar biasa! Kenapa demikian? Karena kita adalah perusahaan es krim, produk yang bergeser masuk ke kebutuhan tersier di masa sulit ini. Alias bukan kebutuhan pokok yang harus dijaga ketersediaannya di rumah. Belum lagi, ruang untuk menampilkan produk kita hanya terbatas pada sebuah ruangan di mesin pendingin, tidak bisa sekedar ditumpuk seperti produk makanan di kategori non-frozen food.  Salut dan hormat untuk semua kerja keras kita, dari semua divisi dan lini.

Selain itu, Campina pun terpantau mampu memangkas pengeluaran terhadap sejumlah pos beban biaya.

Pertama, ada beban penjualan yang berhasil turun menjadi Rp 88,05 miliar di semester pertama tahun ini. Angka tersebut menyusut 11,35% dari sebelumnya Rp 99,33 miliar pada semester I-2020. Yang kedua, ada beban administrasi dan umum yang tercatat menurun 11,69% menjadi Rp 133,56 miliar di akhir Juni lalu. Sedangkan pada periode yang sama di tahun 2020, beban administrasi dan umum Campina mencapai Rp 151,25 miliar.

Adapun per 30 Juni 2021, Campina membukukan nilai aset sebesar Rp 1,16 triliun, dengan jumlah liabilitas (kewajiban) dan ekuitas (modal) masing-masing senilai Rp 156,63 miliar dan Rp 1,01 triliun.

Dimuat di portal berita online kontan.co,id, terkait dengan proyeksi bisnis di paruh kedua 2021, Campina tetap berharap dapat membukukan kinerja yang lebih baik dari realisasi tahun 2020. Bapak Adji Andjono (Direktur Penjualan dan Pemasaran) menyebutkan bahwa Campina telah mencatatkan pertumbuhan yang positif di bulan Januari-Juni 2021, sehingga diharapkan hal tersebut dapat mengatasi kemungkinan penurunan penjualan akibat PPKM darurat.

Pencapaian yang sangat baik ini pun disampaikan di agenda Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2020, yang diselenggarakan secara daring dan luring tanggal 12 Agustus 2021 yang lalu.

Diselenggarakan secara daring via video conference, karena kewajiban menjaga protokol kesehatan, membatasi jumlah orang yang berkumpul di suatu tempat. Dengan demikian, jajaran direksi, komisaris perusahaan, dan para pemegang saham tetap bisa menghadiri RUPST ini dari kediaman masing-masing.

Dan secara luring terbatas, diselenggarakan dari kantor pusat Campina Pulogadung, Jakarta Timur, oleh internal team Campina. Sesuai protokol kesehatan, direksi dan komisaris, serta panitia RUPST dari internal team Campina pun wajib menjalani tes antigen sebelum masuk ke area ruang rapat, dengan wajib hasil negatif tentunya.

Agenda RUPST dimulai pukul 10.30 WIB, dibuka dan dipimpin oleh Bapak Vincent Makmur Wijaya, selaku Komisaris Independen, dan Bapak Adji Andjono sendiri.

Ada lima mata acara yang dibacakan di rapat umum ini, yaitu:

  1. Menyetujui dan mengesahkan Laporan Tahunan Perseroan tahun buku 2020.
  2. Menyetujui penggunaan dari Laba Bersih tahun buku 2020
  3. Menyetujui menunjuk Kantor Akuntan Publik Supoyo, Sutjahjo, Subyantara & Rekan untuk memeriksa Laporan Keuangan tahun buku 2021.
  4. Menyetujui menetapkan remunerasi berikut fasilitas dan tunjangan lainnya bagi anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan secara keseluruhan untuk tahun buku 2021.
  5. Menyetujui atas perubahan Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan.

Dan puji syukur ke hadirat Tuhan Yang maha Esa, penyelenggaraan RUPST Tahun Buku 2020 berjalan dengan lancar tanpa kendala. 

Sumber